Kapan Waktu yang Tepat si Kecil Mulai Minum Air Putih?

Merries Insight
17 Desember 2018
Tumbuh Kembang
Share
Kapan Waktu yang Tepat si Kecil Mulai Minum Air Putih?

Artikel ini berisi tentang:

  1. Benarkah Si Kecil Tidak Boleh Minum Air Putih?
  2. Kapan Si Kecil Boleh Konsumsi Air Putih?
  3. Bagaimana Jika Harus Menyeduh Susu Formula?
  4. ASI Asupan Terbaik Untuk Si Kecil

Mencukupi kebutuhan cairan dengan konsumsi air putih merupakan hal yang wajib Moms lakukan. Tapi bagaimana dengan Si Kecil, bukankan anak-anak tidak boleh mengonsumsi air putih? Kapan Si Kecil mulai boleh mengonsumsinya?

Benarkah Si Kecil Tidak Boleh Minum Air Putih?

Dokter dan pakar kesehatan dari seluruh dunia tidak menganjurkan Si Kecil yang berusia di bawah 6 bulan mengonsumsi air putih, apalagi air isi ulang. Alasannya, memberikan minum air putih bisa membuat perut Si Kecil cepat kembung.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengurangi keinginannya untuk minum ASI atau susu formula, sehingga Si Kecil berisiko mengalami gizi buruk.

Selain itu, Si Kecil yang terlalu banyak diberikan air putih berisiko mengalami keracunan air. Hal ini disebabkan karena air putih bisa menyebabkan dilatasi sodium di dalam tubuhnya. (oleh dr. Jennifer Anders dari Rumah Sakit Anak Johns Hopkins di Baltimore, Maryland, Amerika)

Lebih lanjut lagi, Jennifer menjelaskan jika organ ginjal Si Kecil belum berfungsi secara maksimal. Jika dipaksakan mengonsumsi air putih, tubuh mereka bisa mengeluarkan banyak garam bersamaan dengan air putih yang diminum.

Kondisi inilah yang menyebabkan ketidakseimbangan cairan tubuh dan bisa mengganggu aktivitas otak Si Kecil. Kondisi ini bisa terlihat dari Si Kecil yang mudah mengantuk dan lemas, suhu tubuh rendah, kejang-kejang. Dalam kondisi parah, keracunan air ini bisa menyebabkan kematian.

Kapan Si Kecil Boleh Konsumsi Air Putih?

Dijelaskan di atas, Si Kecil sudah bisa diberi air putih saat usianya mencapai 6 bulan, bersama dengan MP-ASI. Tentu saja untuk melakukannya, ada beberapa syarat khusus yang harus Moms perhatikan, yakni :

  1. Air putih harus diberikan secara bertahap, maksimal sebanyak 2 ons atau sekitar 60ml per hari. (oleh Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons, dari klikdokter.com)
  2. Pastikan air putih yang diminum Si Kecil berasal dari air putih alami, atau sudah direbus dengan suhu 100 derajat celcius.
  3. Air putih hanya diberikan saat cuaca sedang panas dengan tujuan agar Si Kecil tidak kehausan yang berpotensi menyebabkan dehidrasi.
  4. Jangan berikan air putih sebelum atau menjelang waktu makan. Hal ini disebabkan karena Si Kecil bisa menolak untuk makan.

Dosis pemberian air putih bisa mulai meningkat setelah Si Kecil berusia 1 tahun. Jangan khawatir dengan dehidrasi, selama asupan ASI-nya cukup, masalah ini tidak perlu Moms khawatirkan. Pasalnya, ASI sudah mampu mencukupi kebutuhan nutrisi Si Kecil. (oleh dr. Utami Roesli, Sp.A., MBA., CIML, IBCLC, dari Sentra Laktasi Indonesia)

Bagaimana Jika Harus Menyeduh Susu Formula?

Salah satu alasan kenapa air putih tidak boleh diberikan pada Si Kecil yang berusia kurang dari 6 bulan adalah, air putih tidak mengandung nutrisi, dan berisiko menyebabkan infeksi bakteri.

Saat Moms harus melarutkan susu formula, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan agar air putih tersebut direbus dulu hingga mendidih. Hal ini dilakukan untuk membasmi segala kuman dan kotoran yang mungkin terkandung dalam air putih tersebut.

Untuk masalah nutrisi, nutrisi yang dibutuhkan Si Kecil akan dia dapatkan dari susu formula tersebut. Air putih di sini berguna hanya sebagai media saja.

Tapi ingat Moms, jangan merebus kembali air yang sudah direbus, meskipun tujuannya hanya untuk menghangatkannya. Pasalnya, merebus air lebih dari satu kali atau merebusnya terlalu lama bisa meningkatkan kadar mineral dalam air yang justru bisa membahayakan kesehatan Si Kecil.

ASI Asupan Terbaik Untuk Si Kecil

American Academy of Pediatrics (AAP) dan American Dietetic Association (ADA), menyarankan agar Moms memberikan ASI di 6 bulan awal kehidupannya. Jangan khawatir dengan kebutuhan cairan, pasalnya kebutuhan Si Kecil hanya sebesar 1,5 mL air / kkal energi per hari, dan itu sudah tercover oleh ASI.

Hal ini senada dengan saran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yang menyarankan agar Moms memberikan ASI eksklusif hingga usia Si Kecil mendapai 6 bulan, kemudian dilanjut dengan pemberian MP-ASI.

Meskipun begitu, pemberian ASI sebaiknya terus dilakukan hingga usia Si Kecil mencapai 24 bulan. Setelah itu, Mom bisa memberikan makanan padat dan tambahan susu formula sebagai pelengkapnya.