Bagaimana Tahapan Stimulasi Dini Untuk Si Kecil

Bagaimana Tahapan Stimulasi Dini Untuk Si Kecil

Banyak ahli kesehatan anak sepakat jika stimulasi merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk merangsang kecerdasan anak. Alasannya, karena otak manusia terdiri dari jutaan saraf. Sedangkan stimulasi ini sendiri diberikan supaya terjadi hubungan antara satu saraf dengan saraf yang lainnya. Dengan ini, maka otak si kecil akan lebih mudah untuk menerima seluruh informasi dari luar.

Lantas, kapan kita harus mulai memberikan stimulasi kepada si kecil?

Sejak si kecil dilahirkan, sebenarnya stimulasi ini harus sudah mulai diberikan oleh Moms & Dads. Berikut merupakan tahapan stimulasi untuk bayi sesuai dengan usia 0 hingga 1 Tahun.

Usia 0 - 3 bulan

Secara fisik, usia 0 hingga 3 bulan masih tergolong lemah. Untuk itu, stimulasi yang bisa Moms berikan lebih diutamakan berupa pelukan, sentuhan, menggendong, menatap bayi, mengajaknya bicara dan memberinya senyuman. Dengan ini, si kecil akan merasa nyaman dan aman.

Usia 3 - 6 bulan

Di usia ini, si kecil sudah mulai bisa diajak bermain. Untuk itu, rangsangan yang diberikan pun bisa lebih dari sekedar pelukan saja. Moms bisa mengajaknya bermain dengan cara mengenalkannya dengan mainan-mainan sederhana, merangsangnya untuk tengkurap, telentang kemudian bolak-balik. Di usia lebih lanjut, Moms bisa mengajarkannya duduk.

Usia 6 - 9 bulan

Sekarang Moms sudah mulai bisa meningkatkan stimulasi. Salah satunya dengan cara melatih si kecil bersalaman, belajar duduk dan mulai berdiri dengan memegang tangannya. Saat ini, mulailah untuk biasakan diri membacakan dongeng sebelum tidur. Dongeng sendiri berguna untuk merangsang imajinasi dan kemampuannya berbicara.

Usia 9 - 12 bulan

Saatnya Moms mulai mengajarkannya berbicara, mengajarkan si kecil berdiri dengan kakinya sendiri dan bahkan mulai mengajarkannya untuk berjalan. Selain itu, Moms pun sudah mulai bisa mengajaknya bermain menggelindingkan bola, menggapai mainan, memasukan mainan ke wadah dan lainnya. Usahakan untuk mencari mainan yang berwarna terang dan berbahan karet.

Bagaimana Moms, pastinya sudah dong memberikan beberapa stimulasi yang disebutkan di atas. Nah, selain yang disebutkan tadi, boleh dong sharing beberapa stimulasi yang Moms berikan kepada si kecil.