Artikel Parenting

Lidah Si Kecil Putih. Benarkah Disebabkan Karena Moms Konsumsi Makanan Panas?

0
Lidah Si Kecil Putih. Benarkah Disebabkan Karena Moms Konsumsi Makanan Panas?

Artikel ini berisi tentang :

  1. Bukan Karena Makanan Panas
  2. Apakah oral thrush berbahaya?
  3. Tanda Oral thrush
  4. Bagaimana cara mengatasi oral thrush?
  5. Pastikan Moms Melakukan Upaya Pencegahan!

Lidah Si Kecil terlihat putih dipenuhi dengan benda yang mirip dengan lemak mengental. Kata orangtua zaman dulu, katanya ini disebabkan karena Moms mengonsumsi makanan yang panas, sehingga berpengaruh kepada ASI yang dikonsumsi Si Kecil. Benarkah?

Bukan Karena Makanan Panas

Bercak putih di area lidah, dan terkadang terdapat di sekitar mulut (sudut mulut, langit-langit lidah dan area lainnya), tidak berhubungan dengan makanan panas yang Moms konsumsi. (oleh dr Meta Hanindita, SpA, dokter spesialis anak dari RSUD Dr Soetomo Surabaya)

Secara umum, kondisi ini bisa disebabkan karena beberapa faktor, bisa karena bekas lemak susu, atau bisa juga karena infeksi jamur atau yang dikenal dengan istilah oral thrush.

Untuk membedakannya, Moms tinggal mengambil kasa streril kemudian usapkan pada lidah Si Kecil. Kalau hanya dengan diusap-usap becak putih tersebut hilang, bisa dipastikan ini bekas susu. Kondisi ini tidak berbahaya, tapi jangan dibiarkan karena terkait dengan masalah kebersihan mulut Si Kecil,

Tapi kalau sulit dihilangkan, ada kemungkinan infeksi jamur atau oral thrush. Biasanya, masalah ini disebabkan karena kebersihan mulut Si Kecil yang terabaikan. Bisa juga karena karet dot atau empeng Si Kecil yang terkontaminasi jamur atau bakteri.

Apakah oral thrush berbahaya?

Oral thrush disebabkan karena Candida albicans, yang sebenarnya tumbuh alami di dalam mulut Si Kecil. Dalam jumlah yang sedikit, jamur ini tidak berbahaya, sehingga tidak menimbulkan gangguan apapun di mulut Si Kecil.

Tapi dalam jumlah besar, dan didorong oleh infeksi dari luar, kondisi ini bisa sangat berbahaya karena Si Kecil bisa kesulitan untuk menelan makanan, termasuk sulit menyusu.

Selain itu, oral thrush pun bisa berbahaya karena bisa menempel pada puting Moms. Kondisi ini bisa menyebabkan beberapa hal berikut ini:

  1. Terdapat ruam merah pada puting, puting jadi sangat sensitif, pecah-pecah dan gatal
  2. Rasa sakit yang tidak biasa saat menyusui atau puting yang terasa sakit di antara menyusui
  3. Kulit mengkilap atau mengelupas pada bagian sekitar puting susu (areola)
  4. Nyeri yang dalam pada payudara.

Tanda Oral thrush

Oral thrush sendiri biasanya ditandai dengan gejala berikut ini :

  1. Bercak putih terlihat sedikit lebih tebal atau bahkan lebih mirip seperti benjolan.
  2. Terasa sakit saat disentuh, dan menyebabkan Si Kecil rewel.
  3. Si Kecil enggan menyusu karena sulit menelan dan rasa tidak nyaman di mulut.

Perlu diingat, infeksi jamur ini bisa menular pada payudara Moms. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa gatal di area puting, dan terkadang menyebabkan puting terasa ngilu. Jika terus dibiarkan, gejalanya akan semakin parah dan membuat payudara Mom terasa panas dan sakit.

Untuk memastikannya, sebaiknya segera hubungi dokter untuk solusi lebih lanjut. Dalam kondisi ringan, Moms bisa mengatasinya dengan mengompres payudara dan menjaga kebersihan sekitar payudara.

Bagaimana cara mengatasi oral thrush?

Untuk mengatasi masalah, Moms bisa memberikan yoghurt untuk mencegah meluasnya infeksi jamur penyebab lidah putih. Tapi ingat, pemberian yoghurt ini harus sesuai dengan petunjuk dokter, dan hanya boleh diberikan pada Si Kecil yang berusia di atas 6 bulan.

Selain itu, dokter pun biasanya akan meresepkan beberapa jenis obat sesuai dengan kebutuhan, seperti:

  1. Miconazole, obat dalam bentuk gel. Moms hanya perlu mengoleskan obat ini di bagian mulut Si Kecil yang terkena infeksi. Sebelum mengaplikasikannya, pastikan jari Moms sudah steril.
  2. Nistatin, obat tetes yang bisa diberikan dengan menggunakan pipet tepat di lidah Si Kecil. obat ini tergolong lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping.

Untuk infeksi yang ringan, Moms bisa mengatasinya dengan mengoleskan kain kasa steril yang sudah dicelupkan ke dalam larutan garam dan air hangat. Lakukan perawatan ini rutin setiap hari agar jamur dalam lidah Si Kecil lebih cepat teratasi.

Pastikan Moms Melakukan Upaya Pencegahan!

Untuk mencegah infeksi jamur, pastikan Moms selalu menjaga kebersihan mulut Si Kecil dengan cara, mengusap sisa air susu dengan tangan steril atau kain kasa setelah menyusui. Proses ini pun bisa Moms lakukan saat memandikan Si Kecil. Jangan lupa, gosok juga bagian gusi Si Kecil.

Selain itu, pastikan Moms pun memperhatikan kebersihan benda-benda pribadi Si Kecil, seperti mainan, botol dan karet dot, empeng, dan lainnya. Dengan menjaga kebersihan Si Kecil dan benda-benda yang terhubung langsung dengannya, masalah infeksi jamur ini pasti bisa dicegah.

Lakukan pemeriksaan kesehatan Si Kecil secara rutin, dan jangan ragu untuk selalu bertanya terkait isu kesehatan anak pada bidan atau dokter. Semoga bermanfaat!

artikel terkait